Sabtu, 06 September 2014
Sebut saja KKN
Malam, postingan ini diketik pas malam, jadi selamat malam.
Dua bulan yang lalu ada bocah yang senang sekali waktu mau berangkat untuk melakukan pengabdian kepada masyarakat, katanya. Sebut saja dia arista.
kalau ditanya apa itu kuliah kerja nyata (KKN) ada banyak jawaban yang bakalan muncul.
Kkn adalah perjuangan siang malam untuk go sebatik, tapi gagal.
Kkn adalah saat kau menghabiskan waktu hampir dua bulan dirumahnya orang.
Saat kau ketemu dengan orang dari latar belakang pendidikan yang berbeda.
Saat kau ketemu dengan dia si lolycon, para artis salon, sang pecinta iguana, lelaki berhati lembut dan gadis yang pakai topeng ketebalan.
Saat kau berjarak dengan saudara yang kau sayang, dan semua yang kau suka.
Saat ketika ada cinta yang layu, dan di tempat lain hatinya sedang berbunga.
Saat kau bisa ketemu teman-teman baru, atau musuh.
Kalau kau Tanya si bocah, kkn hanya mata kuliah bernilai empat sks, selebihnya bonus, katanya.
balada sate sendiri
yang pedas itu sate yang banyak sambelnya, yang perih itu kena tusuk sate yang ada sambelnya, yang sakit itu yah yang dibayarin satenya. yang lelah itu nungguin kamu yang akhirnya bilang nyerah pas makan sate. jadi yah sate, kita pisah yah.
Rabu, 06 Agustus 2014
bahagianya arista itu...
Bahagia itu sederhana, cukup kayak gini. cukup ada orang yang bilang *brrrrbrrrrbrrr*. cukup ada yang peduli. cukup gitu aja kok. cukup cerita panjang lebar tentang ini itu pagi-pagi. cukup gitu aja sih. >____<
Rabu, 30 Juli 2014
Rabu, 26 Maret 2014
karena malu adalah aku
*gambarnya dari google
Malu adalah kata yang tercipta saat saya (cewek manis baik-baik berusia 20 tahun) membaca isi blog saya (ana’ cu’mala’ beberapa tahun lalu). tidak pernah terbayang, setelah beberapa saat *saat yanglamaaaa* tidak mem-posting tulisan dan membaca kembali tulisan terdahulu, akan timbul rasa yang sama saat melakukan hal yang diluar kewajaran, kewarasan dan ketahuan. Jadi setelah diperhatikan dengan seksama, isi tulisan terdahulu adalah :
1. kumpulan puisi orang hampir patah hati yang hopeless sama cintanya,
2. Cerita kejadian aneh si empunya blog,
3. Tugas menulis dari himpunan,
4. Tulisan yang tidak termasuk kategori di atas.
Cukup bikin malu lucu-lucu. Cukup bikin ketawa-ketawa aneh, pokoknya malulah. Tapi ternyata keren yang saya rasa selama ini, merupakan bentukan dari saya yang dimasa lalu. Bagaimana tidak sodara-sodara *denganbangga* aktifitas semasa remajaku adalah menggalau diblog. Nah liatlah generasi penerus bangsa sekarang, menggalaunya di media mainstream yang sungguh tidak keren sama sekali *pura-puralupakalaublogjugamainstream*~~~~~\“3”/~~~~ *iniadalahaku*
Senin, 22 April 2013
ini jodoh?
Selama kuliah empat semester ini, saya sudah tiga kali bergonta-ganti gubuk derita (eaaaa). Alasannya sih standar, kurang nyaman dengan tempat tersebut. Dalam hati merasa it’s not the right one for me, kayak pilih-pilih jodoh begitu. Selain itu ada beberapa kesamaan antar ketiga gubuk derita a.k.a kosan mahasiswa tersebut. Murah diawal menderita diakhir. Tagihan listrik dan air seketika melambung tinggi-tinggi sekali. Padahal pertimbangan awal pindah ke sana selain karena lingkungannya nyaman di mata, klop di hati serta tak menyesakkan kantong yah biaya perbulan yang mesti dikeluarkan.
Belum lagi kelar dengan kondisi gubuk derita ini, saya teringat oleh satu fakta yang sama antara ketiga tempat tersebut. Angsa. Yup, penduduk sekitar kosan tersebut memelihara angsa. Kalau ada yang pernah baca postingan sebelumnya pasti tau cerita tragis saya dengan si mbak berbulu putih tersebut. Dengan leher panjang dan paruh kokohnya entah sudah berapa kali makhluk tersebut hendak menyerang saya. Mungkin mereka sebar pamflet “wajib dipatuk” dengan fotoku sebagai gambarnya, entahlah.
Kalau dipikir lagi, saya heran kenapa penduduk sekitar Tamalanrea kelihatannya lebih suka memelihara angsa dari pada bebek pada umumnya. Padahal dari semua masakan bebek yang saya tahu, tidak ada masakan dari angsa yang terkenal, malah sepertinya saya mengira kalau memang makanan dari angsa tidak pernah ada. Jadi kenapa dipelihara???. Apa bagusnya memelihara angsa kalau harus menanggung resiko yang tinggi. Resiko diserang makhluk buas setiap hari. Ah entah kenapa tulisan ini jadi begini. Saya tutup dengan harapan semoga tak ada angsa di esok hari yang cerah.
Minggu, 07 Oktober 2012
Gambar kosong
Baru sadar kalau ternyata blogku kekurangan gambar ke depannya semoga saya ingat kalau gambar dalam tulisan itu sama pentingnya dengan tulisan yang saya buat ...
Langganan:
Postingan (Atom)




